Nikmati Hidup – Jangan Kerja melulu!

Seberapa luas dunia yang anda ciptakan? Banyak orang hanya memiliki dunia seluas meja tulis.

Atau sepetak ruang kerjanya.Atau mungkin sebesar gedung kantornya saja.

Pandanglah keluar.

Tebarkan pandangan anda.

Carilah ujung cakrawala.

Nikmatilah cahaya matahari sore menemani perjalanan pulang anda ke rumah.

Dunia ini jauh lebih luas dari yang anda sangka.

Ruang yang tersedia bukan hanya antara rumah dan ruangan kerja anda.

Anda dianugrahi lautan,pegunungan.hutan,mata air dan berbagai keindahan alam yang lainnya.

Sadarilah bahwa semua ini tak kalah berharganya.

Karena itu,jangan sia-siakan waktu anda untuk tidak melebur dengan keindahan yang tiada tara.

Jangan ragu untuk meninggalkan sementara waktu kerja anda.

Esok masih ada.

Kecuali anda mau menyesal karena di saat pandangan anda telah lamur,anda baru tersadar akan keelokan alam ini.

Pekerjaan anda bisa menunggu.

Namun umur anda takkan kembali.

Waktu adalah anak panah yang melesat kencang.

Anda tak mungkin mampu menghentikan atau melambatkannya.

Selama waktu masih tersisa,tak perlu ragu untuk menikmati kehadiran anda di bumi ini.

Ketika anda menyadari betapa berharganya anda yang mungil ini di alam semestayang maha luas ini.

Kehadiran anda bagian alam ini.

Hiduplah penuh keseimbangan.

20120313-000407.jpg

Ditulis pada Motivasi | Tinggalkan Komentar

Cicilan Centong

Salah satu anugerah terbesar dalam hidup adalah diciptakannya sistem cicilan.
Inilah hukum yang amat tua di dalam proses penciptaan.

Inilah hukum yang kemudian diadposi oleh tukang kredit dalam memasarkan barang. Tanpa ada kemudahan mencicil, hidup tidak mungkin diselenggarakan.

Tidak ada bayi dewasa di kandungan karena bisa merepotkan proses kelahiran. Tidak ada pihak yang merangkak langsung berlari.

Alquran pun tidak diturunkan sebagai buku, tetapi ayat demi ayat, bagian demi bagian. Inilah yang kemudian oleh Albert Einstein disebut sebagai hakekat waktu. ‘’Alasan utama waktu diciptakan ialah agar segala sesuatu tidak terjadi bersamaan,’’ katanya.

Betapa berbahaya kebersamaan seperti itu. Di dunia ini tidak akan ada bank sang sanggup berdiri jika seluruh nasabahnya menarik dananya bersamaan, tidak cuma dalam hari yang sama tetapi juga jam yang sama dan harus dilayani oleh orang-orang yang sama pada saat itu juga. Sebuah bank baru bisa bekerja ketika ada sistem giliran, antrean, urutan dan putaran. Inilah inti dari cicilan.

Jadi, hidup ini berisi dari serangkaian cicilan demi cicilan. Saya tidak pernah berani membayangkan memiliki rumah pada awalnya. Itu dunia yang tak terjangkau untuk keadaan saya saat itu. Tapi hukum cicilan ternyata jauh lebih besar dari hukum bayangan. Cicilan itu mendatangkan kepada saya, soal-soal yang saya tidak berani membayangkan. Hukum itu pelan-pelan menyodorkan kepada saya perkenalan, persahabatan, pekerjaan, ujian, gaji, kenaikan, pertumbuhan, tabungan, kekuatan, keberanin dan kemampuan. Maka setiap menatap rumah saya di hari ini, saya seperti sedang menantap gunungan cicilan yang menakjubkan.

Hanya dengan cara mencicil itulah saya kuat mendapatkan apa yang saya tidak berani bayangkan. Walau pernyataan ini sebetulnya cuma setengah dari kebenaran kalau tak boleh disebut keliru. Kata ‘’mencicil’’ itu masih menempatkan saya sebagai pihak yang aktif dan yang mampu. Padahal sebetulnya, sayalah yang mestinya ditempatkan sebagai objek, sebagai si pasif dan tak mampu. Karena kekuatan saya cuma setahap-demi setahap itulah kenapa alam cuma bisa memberi saya tahapan. Tidak secara bersamaan pemberian itu dijatuhkan. Bahkan hujan saja, jika tidak dipecah dalam banyak rintikan, dan dikirim cuma menjadi satu gelontoran, kedatangannya pasti tak tertanggungkan.

Kini menjadi jelas, betapa watak buru-buru saya selama ini sangat berbahaya karena ia bertentangan dengan hukum cicilan. Kalau seluruh rezeki disampaikan hanya dalam satu termin saja, turun sekali di hari ini, saya pasti akan menjadi gila karena tak ada perangkat di dalam diri saya untuk kuat menampungnya. Begitu juga dengan sakit. Ia menyakiti saya sesakit-demi sesakit. Tidak seluruh atas sakit dijadikan satu. Pusing pun kini sudah mulai bijaksana dengan mau memakai sistem cicilan, yakni pusing sebelah, misalnya. Cuma sebelah saja begitu menyakitkan rasanya, apalagi kalau seluruhnya.

-di update dari HP nya si centong yg alhamdullilah cicilanya sudah lunas :) -

Ditulis pada Uncategorized | Tinggalkan Komentar

It’s has been 10 Years and I still hate my job

Yups..saat menulis ini saya lagi merenung karena tepat nanti tgl 1 september 2011 adalah tahun ke 10 saya sudah bekerja…iya 10 Tahun yang lalu saya meninggalkan dunia sekolah dan mulai memasuki kerasnya dunia kerja.

Saya lulus kuliah di tahun 1999-2000 tepat di saat paling sulit buat para lulusan baru (fresh Graduate) dari universitas untuk mencari kerja, Dan ketika saat itu saya bisa mendapatkan pekerjaan, mestinya membuat saya meledak oleh kegembiraan. Tapi nyatanya tidak, tepatnya, tidak selalu.

Bukannya saya kurang bersyukur namun entah kenapa di setiap hari dari hari pertama saya mulai bekerja di saat duduk di meja kerja menghadap ke komputer, komputer itu malah saya bayangkan sebagai perampok waktu-waktu terbaik saya.

Daaaannnn.. setelah sepuluh tahun berlalu dari tanggal saya mulai bekerja tersebut saya masih merasakan perasaan yang sama…saya masih merasa “DIRAMPOK” iya..betul ekstrimnya saya merasa di rampok karena Saya jadi kehilangan kesempatan bersama anak/keluarga tepat ketika mereka membutuhkan. Ada kalanya ruang-ruang meeting di kantor itu seperti pengadilan tempat saya harus berkelit agar terbebas dari segala macam tuduhan.

Dari mana asalnya perasaan makin benci kepada pekerjaan ini? Dari rutinitas. Ketika segalanya telah menjadi rutin, yang tersisa hanyalah kebosanan kita kepada soal-soal yang selalu sama itu. Wajah-wajah yang sama, target-target yang sama dan suasana yang sama. Itulah kenapa harus  lahir keluhan ‘’I hate Monday,’’ itu. Karena setiap Senin, wajah yang sama itu kembali menampakkan diri.

Tetapi saya mencoba tetap menjadi WARAS dengan mencoba menciptakan kebenaran dan penghiburan bagi diri sendiri ..saya berusaha mengaggap kehadiran Senin yang kita benci itu ternyata adalah jalan untuk menuju Jumat.

Dan kepada jumat, kita terbiasa memekik: ‘’Thanks God, Its Friday!’’. Lalu mungkinkan kita memekik gembira kepada Jumat tanpa melewati kebencian kita kepada Senin. Mustahil. Jadi setiap jalan cinta itu sesungguhnya harus melewati jalan benci. Maka inilah saatnya mencintai benci karena hanya dengan melewatinya, kita akan ketemu cinta.

Bekerja memang menyakitkan, apalagi di tengah rasa bosan dan ujung yang tak pernah berkesudahan. Saat saya ini rampung di satu pekerjaan, pekerjaan baru  di depan sudah menanti.

Belum usai dari lelah pekerjaan ini, esok harus bekerja lagi. Pekerjaan lalu menyrupai gelombang yang selalu bergulung-gulung  tanpa ujung. Dan inilah watak gelombang, semakin dilawan, gelombang itu akan  semakin mengancam. Jika arusnya kita tentang, seluruhnya dari kita cuma akan ditelan. Watak inilah yang amat dipahami oleh para peselancar.

Dan ketika watak itu  sudah didamaikan, inilah  anehnya, peselancar yang kuat, malah membutuhkan gelombang yang lebih besar dan penuh gempuran. Kegembiraan mereka tergantung pada besarnya gempuran.

Jadi setiap pekerjaan itu menggempur kita, kepadanya kita diperintahkan untuk berselancar  menikmati sensasinya. Barulah terasa bahwa soal yang sebenar-benarnya rutin itu tidak ada. Setiap gelombang yang sama, selalu memuat unsur-unsur yang berbeda. Setiap air yang mengalir di sungai yang sama, selalu saja adalah air yang berbeda. Jalan yang kita lewati dari rumah ke kantor, mungkin tampak itu-itu saja. Tetapi ia adalah jalan  dengan kemungkinan yang berbeda. Kemarin tak ada mobil yang gembos di situ, sekarang ada. Dan si gembos itu adalah teman yang kita harus menolongnya. Karena si gembos terkesan  lalu kepada Anda datang tawaran yang mengubah hidup Anda selamanya.

Di kantor, kita selalu saja ketemu dengan orang-orang yang sama, tetapi sesungguhnya, ia adalah orang telah menjadi berbeda dibanding kemarin. Setidaknya usianya telah bertambah sehari. Jangan remehkan pertambahan usia ini. Jangan-jangan ia telah menjadi manusia yang lebih matang. Dari seorang yang kemarin menjengkelkan, hari ini,  ia bisa jadi telah bersiap menjadi teman terbaik Anda. Rasa sakit di balik rutinitas itu, ternyata cuma jalan menuju sehat. Maka sakitlah dengan gembira.

Jakarta 8 Agustus 2011.

“dari Meja si Centong yang lagi BOSAN setengah mati pada pekerjaannya!”

Ditulis pada Uncategorized | Tinggalkan Komentar

Slow down..dan nikmati hidup…

si centong mencoba menyadur dan menuliskan kembali tulisan dari gede prama seorang pakar motivator..siapa tau bisa jadi inspirasi teman2x yg hidupnya rasanya selalu dikejar2x dan selalu di buru buru oleh beban kehidupan…kapan bisa menikmati hidup klw semua di buru2x oleh pekerjaan…ayo kita nikmati saja hidup karena hidup hanya sekali dan hanya sebentar…..

Di masa kanak-kanak dulu, salah satu kegiatan yang menggembirakan sekaligus melelahkan adalah baris berbaris. Di tengah kelelahan, bila kemudian pasukan baris berbaris berhenti, dan komandan memerintahkan “istirahat di tempat gerak!”, badan rasanya langsung enak serta nyaman.

Dalam kadar berbeda, kehidupan kekinian juga serupa. Berlari, berlari, berlari terus tanpa mengenal henti. Bangun pagi buru-buru sarapan, buru-buru pergi ke kantor. Di kantor, terus diburu oleh target. Dalam karir, terus diburu keinginan untuk naik pangkat. Di rumah, terus diburu oleh standar kehidupan yang terus menaik.

Terlihat jelas rangkaian kehidupan kekinian yang terburu-buru dan tanpa istirahat. Sebagian sahabat baru istirahat setelah terkena stroke, dirawat dokter di rumah sakit, atau malah setelah tidak berdaya di panti jompo. Badannya memang terpaksa istirahat, namun pikirannya masih berkejaran. Andaikan badan ini masih sehat, andaikan tubuh ini masih aktif, serba berandai-andai itulah ciri pikiran yang masih berkejaran.

Ada cerita dari film click yang di bintangi adam sandler yang mana suatu hari Peter memperoleh suatu alat remote seperti remote DVD 0leh Seseorabg yang misterius, alat remote tersebut berupa mesin waktu, namun dengan sebuah syarat: mesin waktunya hanya bisa bergerak ke depan tidak bisa dibalikkan ke masa lalu.

Pertama-tama dia mempercepat proses waktu hidupnya dengan mepercepat waktu2x yang di anggapnya tidak menyenangkan Betapa gembiranya ia menemukan dirinya bisa melewatkan waktu2x yg dianggapnya tidak menyenangkan..terusss selalu dipercepat ke saat2x dimana dia anggap saat yg menyenangkan dlm hidup Lagi-lagi ia gembira menemukan dirinya sebagai kepala rumah tangga beranak dua lengkap dengan isteri cantik. Ini pun umur kegembiraannya hanya dua minggu. Lagi diputar mesin waktunya ke depan, hingga ia terhentak menangis di panti jompo dengan keadaan yang menyedihkan. Isteri sudah meninggal, anak-anak sudah berkeluarga entah ke mana.

Tiba-tiba Peter sadar, betapa banyak momen segar kekinian yang sudah berlalu, semata-mata karena serakah, buru-buru dan berkejaran dalam kehidupan. Bila boleh jujur, cerita Peter adalah cerita kita semua. Cerita tentang hidup yang kelelahan berkejaran serta tidak pernah istirahat.

Pada suatu hari, konon para binatang iri dengan manusia karena punya sekolah. Kemudian sepakat mendirikan sekolah binatang. Ada kuliah terbang yang diajarkan burung, ada latihan berlari yang dipandu serigala, ada ketrampilan berenang dengan instruktur ikan. Setelah bertahun-tahun semua kelelahan. Ternyata, semua memiliki sifat alami masing-masing. Burung sifat alaminya terbang, serigala berlari, ikan berenang.

Meminjam salah satu cerita zen, ketika hujan turun, ayam berteduh di bawah pohon, bebek menyemplungkan dirinya di kolam. Keduanya memilih jalan berbeda, namun keduanya bahagia apa adanya.

Inilah tempat istirahat yang sesungguhnya, kembali ke sifat alami masing-masing. Ia yang menjadi ibu rumah tangga, istirahatlah dalam kekinian sebagai ibu rumah tangga. Ia yang menjadi direktur, istirahatlah dalam kekinian sebagai direktur. Pengertian istirahat amatlah sederhana. Lakoni panggilan kehidupan sebaik-baiknya, lihat segi-segi menggembirakan, kemudian olahlah kehidupan agar indah dengan rasa syukur yang mendalam.

Bagi para sahabat yang sudah punya istri, bahkan tidur bersama istri yang cerewet pun bisa menjadi istirahat. Apalagi saat PMS Wanita yg sedang datang bulannya memang ditandai salah satunya oleh emosi yang lebih labil. Namun, sebagaimana Socrates yang menyebut istrinya yang cerewet sebagai guru kebijaksanaan yang terbaik, suami yang sedang digoda istri yang sedang PMS sesungguhnya sedang dididik untuk menjadi sabar dan bijaksana.

Makanya ada yang berpesan, masa lalu seperti cek yang sudah dibatalkan, masa depan serupa giro yang belum jatuh tempo. Satu-satunya uang tunai yang dimiliki bernama saat ini. Makanya dalam bahasa Inggris masa kini berarti The Present, salah satu artinya adalah hadiah. Dan ia yang sudah beristirahat dalam kekinian, sesungguhnya sudah mempersiapkan diri secara terbaik dalam menyongsong masa depan.

Ditulis pada Motivasi | Tinggalkan Komentar

mari kita Me-persulit hal yang Mudah

“Life is really simple, but men insist on making it complicated.” — Demikian lah salah satu kutipan dari seorang filsuf China..Confusius.

Kalau membaca hal tersebut banyak benarnya yach, karena seperti yang centong Alami ini manusia itu cendrung senangnya memepersulit hal-hal yang sebenarnya mudah.

….Bersambung….(karena sudah jam istirahat siang :)

Ditulis pada Uncategorized | Tinggalkan Komentar

Kesulitan yang membuat kita menjadi lebih baik

Si centong ini lagi bosen banget sama rutinitas pekerjaannya..tadinya mau nulis tentang Burnout yaitu kondisi dimana seseorang sudah mulai merasa jenuh dan sumpek ke pekerjaannya yang berdapak pada pikologis,..tapi di pikir-pikir males juga nulis yg kayak gitu biar aja itu sih urusan para psikolog aja huahahahah…..Eniwei kembali ke topik akhir2x ini centong rasanya sedang di ambang kejenuhan yang luar biasa rasanya pekerjaan yang centong kerjakan penuh dengan hambatan dan kesulitan..akhirnya centong mencoba menyunting sebuah tulisan (iya menyunting) ini originalnya gak tau siapa yg nulis lupa lah..tapi di coba di tuliskan kembali siapa tau menjadi bahan renungan dan penambah semangat sahabat centong dalam menjalani kehidupannya..yang berat dan penuh kesulitan…karena centong sangat percaya bahwa Kesulitan-lah yang membuat kita menjadi lebih baik…selamat membaca…

 

1. Kesulitan dapat membuat kita lebih cerdas.

Sudah menjadi pengetahuan umum di zaman sekarang bahwa setiap pengalaman hidup yang tidak biasa – seperti mengambil rute yang berbeda untuk bekerja di pagi hari – akan menantang otak, membantu untuk tetap sehat, aktif dan gesit (seperti halnya berolahraga akan menyehatkan tubuh). Ketika kita sedang mengalami kesulitan, kita dihadapkan dengan segala macam teka-teki untuk diselesaikan – pertanyaan-pertanyaan seperti bagaimana menemukan cara-cara kreatif untuk menabung uang, misalnya. Segala masalah yang kita harus pecahkan adalah olah raga yang bagus buat otak kita. Dan menurut para peneliti; bahkan depresi pun dapat meningkatkan kemampuan mental
kita.

2. Kesulitan dapat membuat kita lebih berempati.

Orang-orang yang telah melalui kesulitan apa pun – apakah itu tiba-tiba kehilangan pekerjaan atau orang yang dicintai – lebih memiliki belas kasih kepada orang-orang yang sedang mengalami keadaan yang serupa. Dan kemampuan untuk berempati sangat berguna dalam berbagai situasi. Mampu menempatkan diri pada posisi orang lain membuat kita menjadi atasan atau rekan kerja yang lebih baik, pasangan atau kekasih yang lebih baik, dan teman yang lebih baik. Hal ini membantu kita untuk merasakan hubungan yang lebih dalam dan lebih memuaskan dengan segala macam orang.

3. Kesulitan dapat membuat kita lebih kuat.

Ketika kita telah berhasil melalui suatu keadaan yang sangat sulit – seperti melewati sebuah ujian yang sangat sulit dengan menghabiskan banyak waktu untuk belajar atau melalui periode penuh tekanan di tempat kerja, dan lain-lain – kita cenderung akan mendapatkan rasa percaya diri. Dalam melalui segala kesulitan itu, kita tidak hanya belajar untuk bertahan hidup, kita pun memiliki pemahaman yang lebih baik terhadap diri kita dan batas-batas kemampuan kita.

4. Kesulitan bisa mempertajam emosi kita.

Setiap kali saya mengalami kesulitan, saya menemukan banyak hal yang indah di dunia ini, seperti matahari terbit dan terbenam, suara azan, teriakan bahagia anak-anak di taman bermain, aroma jeruk, segala jenis musik, dan kicauan burung di luar jendela saya. Hal yang biasa-biasa saja secara paradoks mengisi saya dengan berbagai harapan, bahkan di tengah keputusasaan; dunia yang penuh dengan keagungan seperti ini adalah dunia yang layak kita tempati, bukan? Dengan mengalami emosi mendalam tersebut di masa-masa sulit akan membantu untuk membuat hidup kita lebih kaya dalam berbagai macam caranya. Hal ini tidak hanya memperdalam dampak yang kita rasakan ketika kita membaca buku yang bagus atau melihat film yang baik, misalnya, tetapi juga membuat perasaan kita terhadap pasangan, orangtua, teman, menjadi jauh lebih kaya. Dengan kata lain, hal ini membantu kita untuk menemukan makna dalam hidup kita.

Salam Centong…

Ditulis pada Uncategorized | Tinggalkan Komentar

Blogs ini jelek!

Blog ini Jelek yups itulah komen dari salah satu temen centong yang seorang hardcore blogger (kayak film xxx aja hardcore xixixixi) maksudnya seorang bloger yang Aktif menulis di blogs nya..

Hooh sih bener emang blogs ini jelek kok…selain tampilannya gak menarik tulisannya nya juga gak bermutu hahahaha..ya tadinya sihi saya juga bingung ngeblog buat apaan awalnya ya ikut ikutan aja karena si centong ini terinspirasi karena banyak temen centong yang menjadi jurnalis alias wartawan yang juga punya blogs pribadi yang isinya keren-keren terus kan jadinya jadi kepingin ikutan juga punya blogs wakakakaak…

Sebetulnya si centong ini sangat menghindari kalau blogs nya cuman jadi semacam buku diari nya si centong… Alias hanya jadi tempat curcolnya si centong…Lagian siapa juga yang mau baca diary nya orang gak ngetop kayak saya gini hahaha….

Akhirnya di buatlah blogs ini dengan isi tulisan2x ndak jelas dan gak bermutu seperti postingan sebelum sebelumnya…kalau mau liat segimana gak bermutunya di baca aja satu persatu postingan di blogsnya huahahahah.

Ya eniwei saran dari teman centong adalah tetap menulis dan konsiten, dalam menulis di blogs…maklum si centong kan masih belajar jadi bloger yang sebetulnya gak tau juga tujuannya untuk apa ngeblog ini hahahaha…(buat gaya aja sih sebetulnya) kembali ke topik kata temen centong dengan rajin dan konsisten update dan menulis blogs lama lama terasah juga kempuan menulisnya..tapi kembali yang jadi masalah adalah si centong ini juga gak bisa konsiten menulis di blogs karena keterbatasan waktu yang centong miliki.

Udah ahhh kepanjangan lagian juga kalau panjang panjang gak ada juga yang baca.. Pokoknya klw mau tau lebih banyak tentang ketidak jelasan si centong ini follow aja twitternya di @centongsakti karena pastinya lebih banyak postingan status yang aneh dan gak jelas di account twitter tersebu..

Ya udah daripada makin gak jelas arahnya tulisan ini centong sudahi saja sekian sampai di sini…

Salam penuh cinta :) —CENTONG–

20110520-115849.jpg

Ditulis pada Uncategorized | Tinggalkan Komentar